Sabtu, 14 Februari 2015

Sekolah SMK Jurusan Teknik Bangunan Lulus Jadi Apa ???

Sekolah SMK Jurusan Teknik Bangunan Lulus Jadi Apa?


          Sekolah SMK jurusan teknik bangunan lulus jadi apa? Jurusan teknik bangunan merupakan salah satu bidang studi di sekolah SMK yang umumnya sedikit peminatnya jika dibanding dengan jurusan teknik mesin atau informatika, disini sebenarnya ada peluang besar bagi calon seleksi penerimaan siswa baru untuk bisa diterima disekolah favorit dengan memilih jurusan bangunan.
 Kenapa SMK jurusan bangunan sedikit peminatnya?
  1. Prosentase mata pelajaran bangunan di sekolah SMP lebih kecil jika dibanding teknik elektro, teknik mesin dll, bahkan ada SMP yang tidak mempelajari tentang bangunan.
  2. Anggapan sebagian masyarakat bahwa sekolah SMK Bangunan nantinya akan menjadi tukang bangunan, lalu kenapa harus repot-repot sekolah 3 atau 4 tahun jika hanya belajar menjadi tukang yang bisa dipelajari sendiri atau lewat tukang bangunan senior. Dan ternyata pola pikir ini tidak sepenuhnya benar.
  3. Pekerjaan bangunan identik dengan kondisi kotor padahal dilingkungan kerja nantinya belum tentu sama seperti apa yang dibayangkan.
 Jurusan bangunan di sekolah SMK
1.       Teknik Konstruksi Batu dan Beton
2.       Teknik Gambar Bangunan (Arsitek)
3.       Teknik Konstruksi Kayu
  1. Teknik konstruksi bangunan
  2. Teknik survey dan pemetaan
  3. Teknik bangunan gedung
  4. Teknik bangunan air
Pada tahun pelajaran 2013/2014 ini, SMKN 3 Boyolangu membuka 3 jurusan untuk kelompok bangunan, yaitu Teknik Konstruksi Batu dan Beton, Teknik Gambar Bangunan (Arsitek), dan Teknik Konstruksi Kayu. 
 Sekolah teknik bangunan lulus mau jadi apa?
  1. Menjadi direktur atau pemilik perusahaan, impian yang tinggi sekali. Ini merupakan sesuatu yang sangat mungkin karena jika mau melihat sejenak ternyata banyak pimpinan perusahaan bangunan di Indonesia yang mengawali karir dari bawah. Hal ini justru menjadi kelebihan tersendiri karena sebagai pemimpin sudah tahu suka duka dan pernah menjalani apa yang menjadi pekerjaan staf yang dipimpinnya.
  2. Pelaksana bangunan : bertugas mengarahkan tukang bangunan dan mengaplikasikan gambar kedalam pelaksanaan pekerjaan pembangunan.
  3. Drafter : bertugas membuat gambar shop drawing atau gambar pedoman pelaksanaan.
  4. Quantity surveyor : bertugas menghitung volume dan kebutuhan material bangunan.
  5. Quality qontrol : bekerja melakukan pengontrolan dan pengecekan pelaksanaan pembangunan agar menghasilkan produk yang bagus dan sesuai prosedur kerja.
  6. Pengendalian proyek : kerjanya menghitung rencana anggaran biaya bangunan (RAB ), menghitung rencana anggaran biaya pelaksanaan ( RAP ) sehingga proyek bangunan yang dikerjakan dapat memberikan keuntungan.
  7. Logistik proyek : bertugas mengadakan dan melakukan pembelian material bangunan.
  8. Dan pekerjaan lainya sesuai keinginan masing-masing.
SMK bangunan melanjutkan kuliah jurusan apa?
          Jurusan teknik bangunan SMK hampir bisa melanjutkan ke fakultas apapun, namun ada beberapa jurusan kuliah yang sesuai dengan ilmu yang dipelajari dibangku SMK.
  1. Teknik sipil dan perencanaan.
  2. Teknik arsitektur.
  3. Teknik industri.
  4. Ilmu keguruan dibidang bangunan.
          Begitulah kurang lebih gambaran tentang sekolah SMK jurusan bangunan, selamat belajar bagi seluruh siswa bangunan yang ada di Indonesia sehingga dapat mengeluarkan bakat serta potensi dalam diri dengan maksimal.

Minggu, 08 Februari 2015

Rencana Anggaran Biaya Konstruksi

Rencana Anggaran Biaya Konstruksi

eskripsi
Analisa biaya –biaya yang sesuai tentunya juga sangat diperlukan dalam melakukan perancangan suatu gedung atau bangunan, dimana perancangan gedung tersebut harus disesuaikan dengan dengan anggaran yang telah disusun. Skill yang baik dalam melakukan penyusunan RAB konstruksi sangatlah diperlukan dengan tujuan agar setiap pelaksanaan proyek pembangunan dapat sesuai dengan anggaran yang telah direncanakan. RAB (Rencana Angaran Biaya) sendiri mempunyai definisi banyaknya biaya yang diperlukan dalam perkerjaan proyek konstruksi.  Apabila RAB disusun dengan baik dan benar akan memberikan gambaran spesifikasi bangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan nilai anggaran proyek sebagai acuan bagi pihak yang terlibat dalam pekerjaan konstruksi tersebut.
Teknik yang tepat dalam proses penyusunan RAB bagi pemilik dana dapat digunakan sebagai acuan penentuan HPS jika pekerjaan akan dilelang kepada pihak rekanan. Teknik penyusunan RAB yang baik membutuhkan sumber daya manusia yang berkompeten dan mempunyai wawasan dan pengalaman dalam proyek bangunan dan kemampuan untuk menghitung secara detail dan perfect semua komponen biaya yang dibutuhkan dalam sebuah pekerjaan/ proyek bangunan.
Tujuan
Setelah mengikuti training ini, peserta diharapkan mampu untuk :
  1. Mengetahui bagaimana kompleksnya seluk beluk konstruksi dan penyusunan anggarannya
  2. Mengitung RAB secara tepat dan akurat
  3. Menyusun RAB konstruksi dalam format Microsoft Excel dengan baik dan benar
  4. Melakukan perubahan kebijakan, standar harga dan dinamika bisnis Konstruksi
  5. Menentukan komponen biaya material dan non material.

Materi Rencana Anggaran Biaya Konstruksi  :

  • Manajemen Proyek Bangunan
  • Komponen biaya material dan non material
  • Standar biaya umum untuk harga material dan non material berdasarkan permenkeu dan SNI
  • Penggunaaan Microsoft Excel untuk efektifitas penyusunan RAB
  • Penyususnan RAB menggunakan Microsoft Excel
  • Praktek penyusunan RAB dan studi kasus

Sasaran Peserta :
Financial accounting & staff, financial manager & controller, project officer & analyst, accounting manager, purchasing manager,  atau bagian-bagian personal yang menginginkan pengetahuan seputar penyusunan RAB konstruksi.

Gambar Desain Interior








Gambar Desain Eksterior



















Sabtu, 07 Februari 2015

BANGUNAN

Teknik Gambar Bangunan


Bangunan adalah struktur buatan manusia yang terdiri atas dinding dan atap yang didirikan secara permanen di suatu tempat. Bangunan juga biasa disebut dengan rumah dan gedung, yaitu segala sarana, prasarana atau infrastruktur dalam kebudayaan atau kehidupan manusia dalam membangun peradabannya. Bangunan memiliki beragam bentuk, ukuran, dan fungsi, serta telah mengalami penyesuaian sepanjang sejarah yang disebabkan oleh beberapa faktor, seperti bahan bangunan, kondisi cuaca, harga, kondisi tanah, dan alasan estetika.
Bangunan mempunyai beberapa fungsi bagi kehidupan manusia, terutama sebagai tempat berlindung dari cuaca, keamanan, tempat tinggal, privasi, tempat menyimpan barang, dan tempat bekerja. Suatu bangunan tidak bisa lepas dari kehidupan manusia khususnya sebagai sarana pemberi rasa aman dan nyaman.
Contoh bangunan yang paling sering kita lihat yaitu jembatan beserta konstruksi dan rancangannya, jalan, serta sarana telekomunikasi. Secara umum, peradaban suatu bangsa dapat dilihat dari teknik-teknik bangunan maupun sarana dan prasarana yang dibuat maupun ditinggalkan oleh warisan manusia dalam perjalanan sejarahnya.
Karena bangunan berkaitan dengan kemajuan peradaban manusia, maka dalam perjalanannya, manusia memerlukan ilmu atau teknik yang berkaitan dengan bangunan dan menunjang dalam membuat suatu bangunan. Adapun ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan bangunan adalah arsitektur dan teknik sipil. Bahkan penggunaan trigonometri dalam matematika juga berkaitan dengan bangunan yang diduga digunakan pada masa Mesir kuno dalam membangun Piramida.
Pada awalnya, manusia hanya memanfaatkan apa yang ada di alam sebagai sarana dan prasarana serta infrastruktur dalam kehidupannya. Sebagai contoh yaitu pemanfaatan gua sebagai tempat tinggal. Kemudian peradaban manusia berkembang dengan memanfaatkan apa yang ada di alam, seperti batu, tanah dan kayu, sebagai bahan baju untuk membuat suatu infrastruktur. Pada masa berikutnya, peradaban berkembang lagi dengan ditemukannya bahan-bahan tambang yang bisa digunakan untuk membuat alat maupun benda yang mampu menopang sebuah bangunan, seperti halnya barang logam, serta mengolah bahan-bahan alam seperti mengolah batuan kapur, pasir dan tanah. Dalam perkembangannya, manusia membuat bahan-bahan bangunan dari hasil industri atau buatan manusia yang bahan-bahan bakunya diambil dari alam.
Sejak ditemukannya lukisan-lukisan di dalam dinding gua, sejak itulah manusia juga menjadikan bangunan sebagai objek kanvas dalam mengekspresikan suatu keindahan. Dalam beberapa tahun terakhir, faktor keindahan juga menjadi poin penting dalam pendirian suatu bangunan.

Daftar isi

Sejarah

Bangunan pertama di Bumi diyakini telah ada sejak 500.000 tahun yang lalu berbentuk pemukiman penduduk setempat.

Tempat Tinggal

Bangunan yang berfungsi sebagai tempat tinggal disebut dengan rumah, sedangkan tempat tinggal yang berupa gedung pencakar langit yang dibagi menjadi beberapa unit hunian disebut apartemen. Bahan material pembuat bangunan antara lain kayu, batu, semen, dan lain-lain.

Pendirian Bangunan

Sebuah bangunan biasanya dirancang, dikembangkan, dan didirikan oleh sekelompok profesional dan pengembang properti. Adapun tim proyek ini antara lain :
Terlepas dari peran mereka dalam mendirikan bangunan, pendirian semua bangunan di Indonesia harus memenuhi peraturan dan standar yang berlaku.

Bahan-bahan bangunan

Umumnya bahan bangunan yang digunakan manusia antara lain: batu, pasir, kayu, batu-bata, semen, asbes, besi, baja.

Sistem Penghubung

Sistem penghubung antar lantai di suatu bangunan bertingkat meliputi :

Kerusakan Bangunan

Bangunan mungkin akan mengalami kerusakan saat pembangunan atau selama perawatan. Ada beberapa faktor penyebab kerusakan ini antara lain kebakaran, kecelakaan, dan bencana alam. Bangunan juga bisa runtuh karena pemeliharaan yang kurang baik atau teknik pembangunan yang tidak tepat.


Kompetensi Keahlian Teknik Gambar Bangunan (Arsitektur), bertujuan untuk mencetak tenaga trampil di bidang gambar bangunan dengan keahlian sebagai berikut :
  • Menguasai dasar gambar teknik dan ilmu bangunan
  • Menerapkan Ilmu Statika bangunan
  • Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
  • Menggambar perencanaan bangunan secara manual
  • Menggambar perencanaan bangunan dengan software (CAD)
  • Menggambar rencana kolom dan balok bertulang
  • Menggambar rencana konstruksi lantai dan dinding
  • Menggambar rencana konstruksi kusen, pintu dan jendela
  • Menggambar rencana konstruksi langit-langit, atap dan tangga
  • Menggambar rencana utilitas ruangan
  • Menggambar rencana interior dan eksterior bangunan
  • Perhitungan Anggaran Biaya (RAB)

Pengertian Desain Interior Dan Desain Eksterior Pada Bangunan

Desain Interior

Salah satu bidang study keilmuan yang didasarkan pada ilmu desain, Bidang keilmuan ini bertujuan untuk dapat menciptakan suatu lingkungan binaan ( ruang dalam ) beserta elemen - elemen pendukungnya, baik fisik maupun nonfisik, Sehingga kualitas kehidupan manusia yang berada didalamnya menjadi lebih baik.

Desain Eksterior

Salah satu bidang Study keilmuan yang didasarkan pada ilmu desain, Bidang keilmuan ini bertujuan untuk dapat menciptakan suatu eksterior pada sebuah bangunan yang memiliki nilai estetika yang mendukung suatu bangunan agar terlihat lebih indah, menarik, dan cantik.

Ornamen

Sesuatu yang ditambahkan atau dihadirkan pada bangunan dengan tujuan untuk lebih mempercantik dan mendukung fungsi bangunan misalnya vas bunga, sofa, foto, lighting atau dapat juga berupa ukiran trali dan sebagainya.